5 Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver Yang Perlu Dihindari!

Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver
cms.sehatq.com

Selain jantung, hati atau liver juga merupakan salah satu organ utama yang sangat penting bagi tubuh. Salah satu fungsi hati adalah menjadi tempat metabolisme darah, menghasilkan empedu untuk penyerapan nutrisi dalam makanan, mendetoksifikasi racun yang diangkut dalam darah dan sebagainya. Lalu apa saja Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver Simak penjelasannya!

Saat hati tidak berfungsi dengan baik, Anda akan merasa lemas, kembung dan kembung. Jadi jika Anda sudah memiliki masalah jantung, apa yang harus Anda lakukan? Yuk simak ulasan Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver berikut ini.

Apa Itu Penyakit Liver?

Penyakit liver adalah gangguan yang terjadi pada hati atau liver yang dapat menyebabkan fungsi organ tubuh terganggu atau bahkan rusak dan tidak berfungsi. Gangguan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi virus atau gaya hidup yang tidak sehat akibat konsumsi alkohol yang berlebihan.

Penyakit liver memang tidak langsung terlihat pada awalnya, sehingga banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya mengidap penyakit ini. Namun, ketika kerusakan hati telah terjadi dan dapat menyebabkan jaringan parut pada organ ini (sirosis hati), banyak gejala mulai muncul dan secara bertahap menyebabkan gagal hati.

Baca juga: 8 Cara Mengobati Penyakit Tipes Agar Cepat Sembuh Tanpa Obat Kimia

Jenis Penyakit Liver

Secara umum penyakit liver sendiri diklasifikasikan menjadi 4 jenis sebagai berikut:

1. Penyakit hati alkoholik (ALD)

Penyakit hati alkoholik, yaitu penyakit hati yang terjadi akibat penimbunan lemak akibat asupan alkohol yang berlebihan dan terus menerus. Gejalanya antara lain lemas, perut terasa penuh dan kembung, perut tidak nyaman dan gangguan metabolisme lainnya seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan kadar gula darah tinggi.

Penyakit perlemakan hati non-alkohol, yaitu penimbunan lemak di hati, tetapi disebabkan oleh faktor selain konsumsi alkohol. Penyakit ini umumnya terjadi sebagai akibat dari obesitas, kolesterol tinggi dan diabetes atau kencing manis.

Gejala NAFLD mirip dengan perlemakan hati alkoholik, yang meliputi kelemahan, gangguan pencernaan, dan perut yang membesar. Baik NAFLD maupun ALD menyebabkan perlemakan hati (fatty liver), yang jika tidak segera ditangani akan berkembang ke stadium selanjutnya dan dapat memicu kanker hati.

Baca juga: Kenali Sakit Empedu Ciri Cirinya Yang Perlu Diketahui!

2. Sirosis hati

Sirosis hati, yaitu penyakit yang terjadi ketika bentuk dan struktur hati berubah. Karena itu, fungsi hati akan menurun. Sirosis hati akan terjadi jika penyakit hati tidak diobati secara langsung dan terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Gejala sirosis hati adalah kulit dan mata kuning (jaundice), perut membesar karena mengandung cairan (asites), muntah darah, tinja berdarah dan penurunan kesadaran karena kadar amonia dalam tubuh yang sangat tinggi.

3. Hepatitis

Hepatitis, yaitu nama hati yang mengalami proses peradangan. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan hepatitis, tetapi salah satu yang paling umum adalah infeksi virus.

Hepatitis virus dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu hepatitis A, B, C, D dan E. Dari jenis-jenis tersebut, penyebab komplikasi yang paling umum adalah hepatitis B dan C yang ditularkan melalui penggunaan jarum suntik yang disterilkan dan hubungan seksual yang tidak sehat. . Ibu hamil yang menderita hepatitis B juga berpotensi menularkan penyakit ini kepada janinnya.

Baca juga: 8 Cara Mengobati Penyakit Tipes Agar Cepat Sembuh Tanpa Obat Kimia

Bahaya Penyakit Liver

Karena penyakit hati tidak memiliki gejala pada awalnya, banyak yang menganggapnya enteng. Fungsi hati itu sendiri dalam tubuh sangat banyak, jika terus menerus terganggu dan terabaikan, tidak jarang terjadi komplikasi lain dan bisa mengancam jiwa.

Apa saja tanda-tanda penyakit liver?

Nyeri dan pembengkakan di daerah perut mungkin merupakan tanda penyakit hati

Dilansir dari Klikdokter, tanda dan gejala penyakit liver pada pria atau wanita bisa bermacam-macam, tergantung dari jenis penyakit liver yang dialami, tingkat keparahan penyakitnya dan berbagai faktor lainnya. Beberapa tanda dan gejala penyakit liver adalah:

  • Kulit dan mata kekuningan
  • Sakit dan bengkak di daerah perut/perut
  • Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki
  • Kulit yang gatal
  • Warna urin gelap
  • Kotoran pucat, hitam atau berdarah
  • Kelelahan yang berlebihan
  • Mual dan muntah
  • Nafsu makan berkurang
  • Mudah memar di badan

Baca juga: 5 Penyakit Kulit Karena Bakteri dan Cara Mengatasinya!

Apa Saja Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver

Tahkah anda apa saja Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver ? Pola makan yang tidak sehat dapat menjadi faktor yang signifikan dalam timbulnya penyakit hati. Untuk itu, sebaiknya hindari daftar makanan di bawah ini, terutama bagi Anda yang sudah terlanjur memiliki masalah liver. Berikut adalah 5 Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver

1. Makanan manis

Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver yang pertama adalah Makan terlalu banyak makanan yang tinggi gula berpotensi menyebabkan kerusakan hati yang lebih serius. Salah satu fungsi penting tubuh ini adalah sebagai tempat metabolisme karbohidrat. Makan terlalu banyak makanan manis akan menambah tekanan pada hati. Hindari mengonsumsi ketan, ubi jalar, quiches, soda, kue kering, kue kering, dan kue yang terlalu manis.

2. Makanan asin dan kalengan

Meskipun tubuh membutuhkan garam untuk pencernaan, sistem saraf dan keseimbangan elektrolit, konsumsi berlebihan dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Salah satunya adalah penumpukan cairan di rongga perut pada penderita penyakit liver, yang bisa menyebabkan sesak napas. Hindari makan junk food, ikan asin, cumi asin, kentang goreng, mie instan dan makanan tinggi sodium.

Makanan yang dikemas dalam kaleng atau botol termasuk dalam daftar pantangan bagi penderita penyakit liver. Seperti saus dan daging kalengan karena biasanya mengandung kadar garam yang cukup tinggi.

3. Makanan berlemak

Junk food dan makanan berlemak lainnya memiliki efek negatif pada kesehatan hati. Padahal, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh membuat fungsi hati stres dan akhirnya terganggu akibat peradangan.

Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver yaitu Hindari daging berlemak, ayam goreng, sosis goreng, daging asap, sosis, sarden, daging/ikan kaleng, susu murni, mayonaise, susu kental manis dan keju manis serta es krim.

Baca juga: Perhatikan Ciri Penyakit Berikut Ini

4. Alkohol

Alkohol dapat membebani hati dan merusak jaringan hati bagi penderita penyakit hati. Selain itu, minuman atau makanan yang mengalami proses fermentasi, seperti tape, play, tuak, arak dan lain-lain dapat memperparah penyakit ini. Oleh karena itu, Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver selanjutnya adalah alkohol dan makanan fermentasi tidak diperbolehkan untuk penderita penyakit hati.

5. Makanan pedas dan gas

Makanan yang disiapkan dengan banyak bumbu tidak dianjurkan untuk penderita hati. Karena makanan yang kaya rempah bersifat asam dan pedas, seperti cabai, merica, merica, jahe, jeruk nipis, cuka dan lain-lain yang dapat memicu reaksi lambung dan hati.

Hal ini juga berlaku untuk makanan yang mengandung gas tinggi seperti: kubis, sawi, lobak, daun singkong, nangka muda, kembang kol, nangka, nanas, durian dan kedondong. Terlalu banyak gas di saluran pencernaan menyebabkan ketidaknyamanan perut, terutama pada orang dengan penyakit hati.

Baca juga: 13 Makanan Yang Dilarang Untuk Penyakit Tipes Simak Penjelasannya!

Itulah artikel tentang 5 Pantangan Makanan Untuk Penyakit Liver Yang Perlu Dihindari! Semoga bermanfaat dan salam sehat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *